Mengatasi Writer's Block



Haalloooow Guys,.....
Jumpa lagi nih sama Syifa, wah kayaknya udah lama banget nih nggak posting seputar kepenulisan lagi, maklum minggu minggu ini Syifa lagi banyak banget kegiatan, di tambah dengan jaringan internet yang sering ‘meriang’ sinyalnya naik turun *wah jadi curhat deh hehehe....
Oke Guys kali ini Syifa mau posting tentang tips mengatasi Writer’s Block. Lah, lah.. kok tips itu lagi sih?, bukannya minggu lalu sudah ??? emmm..... begini sob, sebenarnya banyak banget yang request buat tambahin tips-tips mengatasi Writer’s block dan apa yang aku tulis di postingan sebelumnya masih belum mampu mengatasi si ‘penyakit’ ini bahkan ada juga yang bertanya

·         Syifa, pernah nggak kamu ngalamin Writer’s Block?
Pernah!, yups! Sering malah, kadang emang ngeselin sih saat kita lagi enak-enak nulis dan begitu sampai di titik tengah semua ide itu hilang, dan kita nggak tahu bagaimana menggambarkan sesuatu yang ada didalam fikiran kita dengan kata-kata. Kalo udah begini, aku biasanya langsung berhenti menulis, rileksin fikiran dulu dan kalo sudah agak mendingan, Syifa biasa menulis dengan tangan di kertas, jadi tidak langsung berhadapan dengan komputer/laptop/notebook/atau sebagainyalah. Menurut Syifa, cara ini lebih efektif loh, kenapa?, ya karena biasanya, kita cenderung bisa lebih berkespresi dan berimajinasi begitu berhadapan dengan kertas.

·         Syifa, pernah kehabisan kata-kata dalam menulis nggak?
                Hohoho.... siapapun penulisnya, profesional atau pemula, pasti pernah lah. Kalo masalah inimah tergantung bagaimana si penulis menghadapinya, Syifa sendiri lebih sering melanjutkan dengan membaca buku kalau sampai hal ini terjadi, soalnya di dalam buku itu banyak kosa kata baru yang bisa nambah kosa kata dalam kamus otak kita guys. Lagi pula nggak ada salahnya kan membaca buku ? selain nambah kosa kata, bisa juga tuh nambah wawasan dan pengetahuan kita. Di coba ya guys.

·         Oh iya, kalo tiba-tiba kita kehabisan inspirasi gimana?
Yaelah...  kalo inspirasi mah kan bisa di cari, inget ya sob, inspirasi itu akan datang saat kita mulai mencarinya, ya walaupun terkadang inspirasi itu bisa dateng tiba-tiba. Tapi, kan inspirasi itu datengnya nggak setiap saat, kalo kita lagi fokus ngerjain sebuah karya fiksi/non fiksi, terus tiba-tiba inspirasinya mandet di tengah jalan dan nggak kunjung dateng gimana? Sedangkan deadline sudah di depan mata? Satu-satunya cara mengatasi ini adalah dengan mencari sang inspirasi itu sendiri. Caranya???? Well, kamu bisa jalan-jalan ke suatu tempat yang tenang, atau bisa juga jalan-jalan di dunia maya dengan mengunjungi blog-blog orang lain, pasti adalah satu ide yang muncul di otak kita. Selain dua cara itu kita bisa juga nonton film, mau itu drama, FTV, Sinetron dan lain sebagainya.... tapi inget loh, jangan sampai kita yang benar-benar kebawa sama jalan cerita di film itu!,  Syifa juga sering kok nonton film buat cari inspirasi, tetapi Syifa biasanya nggak benar-benar terhanyut sama jalan cerita di film itu, Syifa lebih sering mengamati dan berimajinasi sendiri bagaimana adegan-adegan yang dilakukan sang pemeran bisa di tuliskan dengan kata-kata.  Selain dari film Syifa juga sering dapet inspirasi di jalan, baik itu waktu berangkat ke kampus, atau ke kantor, intinya jalan adalah sarana yang paling banyak menciptakan ide dan inspirasi buat Syifa.

·         Terakhir nih Syifa, gimana sih caranya menuliskan suatu adegan biar ketika orang baca karya kita, dia langsung masuk dan membayangkan menonton film dari buku yang dia baca?

Wah.. wah... kalo ini Syifa masih banyak belajar Guys..., tapi ada satu penulis yang bikin Syifa selalu membayangkan adegan-adegan yang tertulis di dalam ceritanya, yups! Siapa lagi kalo bukan HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY. Pelukisan kata dari suatu adegan di novelnya benar-benar nyata syifa sendiri sering lebih terhanyut ketika membaca novel karya dia daripada menonton film . hehehehe...
Tapi untuk pertanyaan yang satu ini, kita sama-sama belajar ya guys. Nggak ada yang nggak mungkin kok kalo kita bersungguh-sungguh.


Segitu dulu ya tips dari Syifa, sebenarnya tips-tips di atas berlaku secara personal, setiap  penulis pasti punya cara sendiri menghadapi ke ‘GALAU’ annya dalam menghadapi si Writer’s block. Intinya kita harus tetap fokus dan sekali lagi Syifa katakan ‘SEMANGAT’.... nggak ada orang lain yang bisa menyemangati kita selain diri kita sendiri J

Salam hangat dari Syifa, dan sampai jumpa ... bye... :)

Simak tips Lainnya

4 comments:

  1. nggak ada orang lain yang bisa menyemangati kita selain diri kita sendiri .... Setuju... Terimakasih sudah diberikan insirasi... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya sama sama :) Alhamdulillah kalo tulisan saya bisa menginspirasi

      Delete
  2. kadang malah sampe 30 menitan di depan komputer tanpa tulis satu katapun, tapi banyak ide numpuk di otak...betul sekali, membaca adalah salah satu penyemangat menulis juga. Biasanya orang yang suka menulis pastinya suka baca, tapi orang yang suka baca belum tentu suka menulis.Suamiku suka banget baca, tapi ga suka menulis. Memang menulis butuh inspirasi dan niat. Aku juga lagi berjuang melawan segala hambatan saat mau nulis. Semangat Syifa!!

    ReplyDelete