Ketika kita lupa jika masih ada Cinta yang lebih besar dari Cinta seorang manusia


Seringkali kita berfikir, kenapa Tuhan begitu tega, membiarkan hambanya terjatuh dalam lubang yang begitu dalam, dan seakan mengabaikan kita, dia seolah tidak mendengar doa yang kita panjatkan. Tapi pernahkah kita berfikir dan merenung sejenak, Karena siapa masalah itu ada? Apakah Tuhan memberikan masalah pada saat kita lahir ke dunia? pernahkah tersirat diotak kita berapa banyak doa yang sudah dikabulkan Tuhan dan kita tidak menyadarinya terlebih bersyukur kepadanya.

Ketahuilah, Tuhan itu maha pencemburu jika ada hambanya yang berharap kepada selain Dia. 
mungkin ini salah satu alasan, kenapa Tuhan seolah membiarkan kita sendiri menghadapi berbagai masalah. Dia ingin mendengar rintihanmu yang sudah lama tidak terdengar dalam doa doamu. Dia ingin kita kembali mengingatnya.

Tuhan mencintaimu dengan cara yang berbeda dari cinta manusia kepadamu. 
Bukan dengan lisan atau dengan bujuk rayunya, Tapi Tuhan mencintaimu dengan caranya sendiri. saat kita berada dalam titik terendah dalam hidup, dia tidak pernah meninggalkanmu, saat kamu menangis dan merasa kesepian, TanganNyalah yang pertama meraihmu dan memelukmu. Meski tidak dapat dilihat, tetapi jika kita peka akan kehadirannya, Dia akan kita rasakan dalam setiap langkah kehidupan.

Dan ketika tanganmu menengadah keatas, hatimu berbicara kepadanya, sesungguhnya dia mendengarmu, Doa mu menggetarkannya, dan bukannya tidak ingin mengabulkan doamu, sungguh tiada yang sulit baginya, bahkan untuk mengabulkan semua doa doa yang dipanjatkan setiap hari oleh hamba-hambanya, dia mampu mengabulkannya dengan mudah. hanya saja, Tuhan punya pertimbangannya sendiri, dia tahu apapun yang terbaik dan buruk bagimu, atau jika dia merasa doamu tidak pantas untukmu, bukannya Dia tidak akan mengabulkan, tetapi Tuhan akan menggantinya dengan yang lebih baik dan akan memberikannya pada waktu yang tepat.

Percayalah, dalam setiap perjalananmu, Tuhan tidak pernah meninggalkanmu, meski beribu dosa kita perbuat, selama kita ingin kembali padanya, dia akan membuka tangannya selebar mungkin dan menerimamu kembali.

Saat kita berjalan kearahnya, Dia akan berlari kearahmu. Jangan sedih kawan, Yakinlah Tuhan akan menghapus air matamu

by
Syiffanis Amaar

No comments:

Post a Comment